Sejarah Desa
Pada zaman dahulu Desa Glanggang adalah sebuah desa yang sering kali dibuat pertempuran antara kolonial Belanda dengan rakyat sekitar Desa Glanggang yakni desa Palebon, Desa Bendungan, dan Desa Plosobuden. Kemudian kolonial Belanda sempat memenangkan pertempuran itu dengan mendirikan sebuah bunker air yang terletak antara Desa Glanggang dengan Desa Plosobuden Kec. Deket Kab. Lamongan dewasa ini. Sebutan Glanggang yang berarti sebuah tempat yang strategis atau daerah yang digunakan untuk perlawanan.
Berdasarkan sumber yang dapat dipercaya, yaitu buku sejarah Desa Glanggang dan cerita para Tokoh Sepuh Desa, bahwa Desa Glanggang pernah dipimpin oleh :
- H. Bakar yang menjabat 10 tahun yaitu antara tahun 1959 sampai 1969
- H. Afandi yang menjabat 11 tahun yaitu antara tahun 1969 sampai 1980
- Askur menjabat 8 tahun yaitu antara tahun 1980 sampai 1988
- Kaseri menjabat 8 tahun yaitu antara tahun 1988 sampai 1997
- H. Fachrur Rozi atau yang lebih dikenal dengan H. Amrozi menjabat selama 16 tahun yaitu antara tahun 1997 sampai 2013
- Moh. Zainul Arifin (2013-2019)
- H. Amrozi kembali menjabat di tahun 2019 dan masih memimpin des Glanggang hingga saat ini..
Penduduk Biasa
14 September 2016 13:09:16
Selamat atas keberhasilan Senggigi merayakan Hari Kemerdeakaan 2016!...